
Seputarmobil.com - Jika Anda pernah membeli mobil baru, pasti Anda merasa puas karena Anda mengetahui riwayat mobil tersebut sejak awal. Namun yang patut Anda ketahui, harga mobil tersebut akan langsung berkurang 20-30% begitu mobil tersebut Anda bawa dari dealer mobil tersebut.
Bagi sebagian orang yang memperhatikan hal tersebut, membeli mobil bekas merupakan solusinya. Namun membeli mobil bekas butuh kesabaran dan ketelitian. Karena banyak faktor yang harus diperhatikan untuk mendapatkan mobil bekas yang layak pakai. Berikut beberapa tips membeli mobil bekas:
1. Sebaiknya Anda mengetahui kebutuhan Anda terlebih dahulu. Apakah mobil tersebut akan digunakan untuk harian (dalam kota), perjalanan jauh (luar kota), hanya bersama keluarga atau untuk investasi. Apabila digunakan untuk harian, kami sarankan membeli city car yang konsumsi BBN irit, biaya perawatan rendah dan fun to drive. Apabila akan lebih banyak digunakan perjalanan luar kota, kami sarankan untuk membeli mobil yang memiliki cc lebih besar lagi besar (1000-2500), memiliki faktor kenyamanan tinggi dan diutamakan mobil yang anda beli dalam kondisi standar (tidak pernah dimodifikasi). Apabila mobil ini Anda gunakan untuk investasi, kami sarankan untuk membeli produk yang paling laris di pasaran, usahakan untuk membeli tipe yang terendah dengan harga yang termurah dan jangan melakukan modifikasi apapun terhadap mobil Anda.
2. Cek keuangan Anda, pastikan keuangan yang Anda miliki cukup untuk membayar pajak kendaraan, dan asuransi mobil Anda. Siapkan kocek juga bila mobil Anda butuh perawatan lebih setelah pertama kali Anda beli.
3. Pelajari model-model mobil, harga pasaran mobil tersebut di kota Anda melalui iklan-iklan di koran lokal.
4. Jika anda berniat membeli mobil bekas dengan kredit, hitung dulu berapa harga mobil sebelumnya, dan berapa harga mobil dari pemberi pinjaman. Hitung juga pengeluaran yang akan anda keluarkan tiap bulannya, jangka waktu pinjaman, dan bunga pinjaman. Pastikan anda memahami akad kredit sebelum menandatangani kredit.
5. Periksalah kondisi mobil secara teliti. Periksa jika ada karatan yang mungkin timbul pada bodi atau mesin, atau bekas tabrakan pada bodi. Cek kaki-kaki dengan cara menekekan mobil ke bawah (gerakan seperti mendribble bola basket), apabila mobil tidak langsung kembali ke posisi semula, kemungkinan shock absorber telah mati. Cek asap yang ditimbulkan dari knalpot, apabila asap yang dihasilkan hitam kemungkinan mesin dalam kondisi yang tidak baik.
6. Lakukan test drive terhadap mobil yang anda akan beli, pada kondisi medan jalan yang berbeda. Matikan audio, dengarkan secara detail suara yang terdengar di dalam kabin.
7. Kalau perlu sewa mekanik untuk mengetes mobil bekas yang anda incar. Browsing melalui internet juga bisa menjadi pilihan.
8. Mintalah riwayat perawatan ke bengkel mobil bekas. Cek ke pemilik pertama mobil kalau mobil dipegang oleh orang kedua. Periksa juga odometer, banyak penjual mobil yang sengaja mengurangi jarak tempuh yang tercatat di odometer.
9. Cek juga semua dokumentasi mobil serta garansi jika masih ada. Bila perlu periksa kelengkapan surat-surat kendaraan seperti STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) dan BPKB (Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor) ke bagian tata usaha kantor Samsat setempat untuk mengecek apakah mobil yang Anda beli sedang tidak bermasalah atau pernah masuk dalam daftar blokir (mobil hilang). Mintalah foto kopi KTP atau identitas penjualnya, catat alamat dan nomor telepon si penjual mobil yang mudah dihubungi jika sewaktu-waktu Anda membutuhkan data untuk mengurus surat-surat kendaraan.
Semoga Tips membeli mobil bekas di atas dapat sedikitnya menjadi pedoman kecil Anda dalam mencari mobil bekas. Selamat mencari…
Baca juga "Langkah-langkah membeli dan memeriksa mobkas dengan detail"
Copyright © 2010 SEPUTARMOBIL.COM · All Rights Reserved
Powered by sitekno