Kategori
Komentar Terbaru

Baca artikel melalui e-mail:

Delivered by FeedBurner

Sponsor

Seputar AC Mobil Anda

image

Air Conditioner (AC) kini menjadi kebutuhan pokok bagi setiap pengendara mobil. Jika AC tidak dingin, keadaan pun menjadi tidak nyaman, dan jalan keluarnya adalah membuka kaca jendela mobil. Namun jika kaca jendela tersebut dibuka, maka debu dan asap kendaraan akan masuk, dan sebaliknya jika ditutup ruangan akan terasa panas dan pengap. Agar tetap beroperasi optimal unit AC juga memerlukan perawatan. Yang paling gampang dalam merawat AC adalah menyerahkannya ke teknisi profesional.

Yang menjadi pertanyaan kapan AC harus dibawa ke bengkel khusus pengatur udara? Untuk mengetahuinya perlu anda simak gejala-gejala malfungsi yang wajib diperhatikan. Diantaranya:

1. Bau Busuk

Bau busuk yang keluar begitu AC dinyalakan terjadi akibat adanya bakteri, micro-organisme, jamur yang menumpuk di sekitar kisi-kisi AC, terutama kisi-kisi didashboard. Untuk menghilangkan bau mengganggu itu, bersihkan dengan anti-bacterial treatments. Cairan ini bisa didapatkan dengan mudah di toko aksesoris mobil. Ketika jamur sudah bersih, udara yang disemprotkan AC akan segar lagi.

2.Kurang Dingin

Bila AC kurang dingin, tiba waktunya masuk bengkel. Menurunnya daya kerja AC bisa disebabkan adanya kebocoran atau refrigerant sudah waktunya diganti/ditambah. Untuk memperbaiki hal ini lebih baik dilakukan teknisi bengkel AC.

3. Hidupkan Terus Menerus

Sistem AC yang hidup terus sepanjang tahun justru lebih sehat. AC jalan mendorong refrigerant terus bersirkulasi. Refrigerant yang dipakai mengandung pelumas yang melumasi seluruh sistem dan mencegah kebocoran. Yang paling penting pelumas pada refrigerant melumasi dan merawat kompresor. Juga menjaga seal dan pipa tetap lembab, sehingga terjaga dari resiko retak karena kering yang bisa berujung pada kebocoran sistem.

4. Jangan Remehkan Bunyi Aneh

Jika muncul suara-suara aneh, tidak biasa dari AC yang sebelumnya tidak ada, sangat disarankan untuk sesegara mungkin mendatangi bengkel AC untuk diperiksa. Ada suara-suara yang merupakan gejala awal/indikasi kerusakan kompresor.

Kompresor adalah bagian paling mahal dari sistem AC. Bila bearing pada kompresor pecah/rusak, berarti komponen-komponen lain terkontaminasi partikel logam itu. Sistem harus dikuras plus penggantian kompresor dan komponen lain. Ini sangat mahal.

5. Normal, Ada Tetesan Air

Bila ada tetesan air di bawah mobil, jangan terkejut karena itu normal-normal saja. Itu berasal dari evaporator. Evaporator memiliki pipa yang memungkinkan evaporator mengalirkan air keluar mobil. Kadang-kadang pipa ini tersumbat atau patah sehingga evaporator tidak bisa mengalirkan air ke luar mobil dan malah ke dalam kabin. Problem ini bisa diatasi dengan murah.

6. Perawatan Berkala

Seperti sistem lain di mobil, AC juga perlu di periksa secara berkala. Kompresor perlu pelumas, filter perlu dibersihkan dari kotoran dan kelembaban. Bila filter kotor, kinerja sistem terganggu dan bisa membuat sistem tidak bekerja sama sekali.

Gas refrigerant pada umumnya diganti empat tahun setelah mobil dibuat lalu dua hingga tiga tahun sekali setelah itu. Perawatan berkala sistem AC mobil anda akan menjaga kompresor bekerja sempurna demikian juga komponen-komponen vital lainnya. Perawatan berkala merupakan investasi jangka panjang sekaligus menjamin anda tetap nyaman di hari yang terik

Gangguan pada AC biasanya dikarenakan kurangnya perawatan atau bahkan buruknya kebiasaan kita sendiri. Tips berikut ini dapat membantu Anda melakukan perawatan AC sendiri sebelum kondisi AC menjadi rusak berat:

1. Jagalah selalu kebersihan kabin dari debu dan kotoran. Terutama karpet 2 lembar yang didepan karena akan tersedot kedalam evaporator (lembab) sehingga terjadi jamur dan spora sangat tidak baik buat kesehatan, dan menimbulkan bau yg tidak enak bila pertama kali AC dihidupkan.

2. Saat mencuci mobil, buka kap mesinnya dan semprotkan air yang kencang pada bagian Condensor AC (yang bentuknya mirip radiator dan biasanya terletak di depan radiator) kotoran atau debu yang menempel bila dibiarkan akan mengeras bisa mengakibatkan korosi atau keropos sehingga menjadi bocor pada bagian kondensor AC, atur tekanan air sebelum di semprotkan pada unit condensor AC (kurangi tekanan airnya)

3. Memilih tempat parkir yang teduh jika parkir kendaraan dalam waktu yang cukup lama, Karena kalau di tempat panas biasanya pas pengemudi masuk, ruang dalam cukup panas dan mengakibatkan membutuhkan proses pendinginan yang lama. Selain itu beban pendinginan saat mobil berjalan pun ikut tinggi.

4. Periksalah ExtraFan (kipas) yang didepan Condensor apakah berputar bila AC dinyalakankan. Bila tidak segera ganti, akan mengakibatkan Compressor AC rusak atau selang highpress bisa meledak.

5. Jangan merokok di dalam mobil karena asapnya bisa mengotori Evaporator AC/Cooling Coil Unit karena nikotin yang lengket dan akan berlendir serta menimbulkan bau tak sedap dan susah untuk dihilangkan.

6. Jangan memaksimalkan beban AC saat kendaraan melaju kencang dengan menurunkan temperaturnya.

7. Sebelum menyalakan mesin matikan AC terlebih dahulu, sesudah mesin stabil baru AC dinyalakankan. Begitu pun sebaliknya, matikan AC terlebih dahulu sebelum anda mematikan mesin mobil anda.

8. Jangan memakai pengharum wewangian yang mutunya kurang jelas, akan menimbulkan bau dan sulit untuk dibersihkan. Dan jangan memakai pengharum model colok/gantung ke GRILL sebab sering mengakibatkan GRILL/angin-anginan patah (karena sebagian GRILL sulit diperoleh di pasaran).

 


6 Komentar
image

Wed, 9 Dec 2009 @18:25

Lembaga pelatihan

Semua Teknisi AC termasuk AC Mobul saat ini harus disertifikasi sesuai dengan Peraturan Menteri KLH yang baru diberlakukan...Peace

image

Wed, 6 Jan 2010 @00:12

juned

sy baru turun mesin, masalah yg timbul setelah mesin naek: jika pake ac mesin jd overheat, jika ac tdk nyala, panas mesin normal, knp ya?
apa kompresor terlalu berat? apa condensor yg masalah?
extra fan sudah kencang/normal..., radiator sudah servis juga,
knp hanya kl pake ac jd masalah overheat timbul ya?

Rama:
coba jawab ya..
kalau radiator dan fan gak masalah kemungkinan dari kompresor AC.. karena kompresor yang kurang bagus emang bikin mesin jadi penas karena beban yang berat.. cek aja dulu kompresornya (mungkin kurang oli).
Dari kondensor juga mungkin, cek juga air flow-nya..

image

Wed, 24 Mar 2010 @20:46

Riant Subagyo- Citra Bayu AC

melihat kondisi di pasaran slama ini banyak beredar Refrigen yang bermacam macam kwalitasnya dan bila kita salah memakai Refrigen yang berkwalitas rendah maka akan berakibat fatal pada system AC Mobil, untuk itu kami punya usul agar diadakan standar mutu dengan jaminan Segel dari intansi terkait, agar tidak merugikan bengkel/pelangan

Rama:
Asiik.. juragan AC udah angkat bicara nih..
Makasih ya Mas Riant

image

Fri, 23 Apr 2010 @11:17

Rafie

thanks, Artikelnya bagus

Mas Rama, apakah keadaan ini normal :
1. setiap kali AC On (kompressor ON), mesin jadi agak berat?, setelah kondisi ruangan sejuk/dingin (kompressor OFF) mesin jadi ringan lagi.

2. Sebaiknya pengatur saklar suhu, diposisikan pada kondisi minimal atau sedang atau tinggi? kalau di posisi minimal biasanya sensor suhu ON & OFFnya sangat singkat sehingga kompressor juga begitu.
Mohon pencerahan. terima kasih

Rama:
Terimakasih Pak sudah berkunjung.
1. Sebenarnya masih normal pak, perhatikan saja bila angka rpm-nya naik sedikit ketika AC menyala kemungkinan AC masih normal, tapi apabila jarum rpm malah turun atau menjadi tidak stabil, kemungkinan masalah ada di iddle up AC / servo / EACV/ IACV atau kompresor AC yang kurng sehat.
2. Untuk Suhu, sebaiknya jangan diposisikan pada kondisi minimal (suhu terdingin), untuk mencegah frozen di bagian evaporator AC. Kalau emang ingin suhu dingin, posisikan sedikit di atas suhu terdingin.

image

Tue, 25 May 2010 @08:21

vinno

om apakah wajar ac suzuki vitara tw escudo ga sedingin ac mobil sedan tw kijang?
trus biasanya ketika ac di hidupkan otomatis rpm naik.tpi ini ga pa da kendala dalam ac mbl saya..?
saya minta saran supaya ac mbl saya bsa dingin seeee dingin dingimya..trimakasih..

Rama:
menurut beberapa pemakai, emang kelemahan suzuki terutama escudo n vitara yg tipe lama ac kurang dingin, mungkin penyebabnya karena kompresor yg terlalu kecil, temen2 sih banyak yg ganti pakai kompresor kijang mungkin sedikit merubah dudukan... bisa coba konsultasi ke bengkel ac langganan untuk masalah penggantian kompresor.. cmiiw
thanks

image

Wed, 16 Jun 2010 @12:30

tour ke china murah

artikelnya bagus sekali, terima kasih

Rama: terima kasih kembali pak.. :)


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 2+0+9

Copyright © 2010 SEPUTARMOBIL.COM · All Rights Reserved



Powered by sitekno